Awal Puasa Berpotensi Berbeda, Lebaran Berpotensi Sama

Perbedaan penggunaan metode akibat perbedaan pandangan berpotensi menimbulkan perbedaan waktu awal bulan puasa tahun ini.

Muhammadiyah salah satu pengguna hisab wujudul hilal akan menetapkan tanggal 20 Juli sebagai awal Ramadan. Sedangkan Nahdlatul Ulama (NU) dan pemerintah menggunakan metode hisab imkan rukyat akan menetapkan 21 Juli sebagai tanggal 1 Ramadan 1433 H.

Adanya potensi perbedaan awal puasa sepertinya tidak akan terjadi pada hari lebaran. Lebaran atau Idul Fitri 1433 H berpotensi akan dirayakan pada hari yang sama oleh kedua ormas Islam terbesar di Indonesia itu. Hal ini dikarenakan posisi bulan sudah cukup tinggi pada akhir bulan Ramadhan.

Perbedaan tersebut terjadi akibat adanya sejak permulaan kalender Hijriah sudah berbeda. Muhammadiyah menetapkan 1 Muharam (bulan pertama dalam kalender Hijriah) 1433 H pada 26 November 2011. Sedangkan NU dan pemerintah berada pada tanggal 27 November 2011.

About N. Aini


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: